Skip to main content

Array

Image result for array

Array merupakan suatu jenis variable yang memungkinkan kita untuk menyimpan lebih dari satu data berjenis sama (integer, float, char, dsb) dalam satu variable yang sama. Setiap nilai yang tersimpan di array bisa diakses dengan indeks. Jika dianalogikan dengan kompleks perumahan, variable array adalah kompleks perumahan, nilai-nilai yang tersimpan di array adalah rumah-rumahnya, dan indeks array adalah nomor setiap rumah. Setiap indeks di array dimulai dari angka 0, bukan 1. Berikut ini adalah contoh definisi array pada bahasa Java dan Python.





Perlu diingat bahwa array hanya menyimpan tipe data yang sejenis, misalnya float dan integer tidak bisa disimpan dalam sebuah variable array yang sama.

Di bahasa Java, array bersifat statis. Artinya, setelah pertama kali dideklarasi, ukuran array tidak bisa ditambah ataupun dikurangi. Jika ingin melakukan perubahan pada ukuran array, satu-satunya cara adalah dengan mendeklarasi array baru dengan ukuran yang diinginkan. Berikut merupakan contoh pendeklarasian dan pengisian array di Java.



Di bahasa Python, sifat array adalah dinamis, yang mana ukuran array bisa diubah dengan mudah tanpa harus membuat array baru seperti bahasa Java. Yang berbeda di sini hanyalah saat pendeklarasian array di Python, kita tidak perlu menentukan tipe data dan ukuran array. Python akan melakukan itu semua secara otomatis. Berikut adalah contoh pendeklarasian dan pengaksesan elemen array pada Python.



Semua contoh di atas adalah array satu dimensi. Dimensi array bisa kita tambah. Misalnya array 2 dimensi, 3 dimensi, dan sebagainya. Array 2 dimensi dapat dimisalkan seperti apartemen yang memiliki beberapa lantai dengan jumlah ruang kamar yang sama di setiap lantainya. Array 2 dimensi juga bisa digunakan untuk permasalahan yang berkaitan dengan matriks. Berikut adalah contoh array multi dimensi di Java dan Python.





Itulah penjelasan dan contoh dari array pada Java dan Python. Semoga bermanfaat. Sekian.

Comments

Popular posts from this blog

Process Explorer

Process Explorer merupakan suatu program yang digunakan untuk melakukan manajemen proses yang berjalan pada sistem operasi Windows. Program ini dibuat oleh Mark Russinovich dan saat ini dimaintain oleh Sysinternals (produk dari Microsoft). Sebenarnya pada sistem operasi Windows sudah ada program manajemen proses yang sudah kita semua tahu yaitu Task Manager. Meskipun begitu, Process Explorer menyediakan fitur-fitur yang jauh lebih lengkap lagi dari pada Task Manager bawaan Windows. Program ini bisa didownload melalui link ini . Ukurannya hanya sebesar 2.5 MB. Untuk instalasi tidak perlu repot-repot karena program ini bersifat portable alias tidak perlu proses instalasi. Cukup ekstrak zip yang sudah didownload dari link di atas ke dalam folder di komputer anda. Lokasi folder bisa bebas di mana saja. Setelah diekstrak maka kita akan mendapati beberapa file berikut. Sebelum menjalankan Process Explorer, anda perlu tahu jenis bit dari sistem operasi Windows yang anda saat ini gunakan. Jika...

Mengatasi Deadlock

Deadlock merupakan kodisi di mana beberapa proses meminta resource yang sedang digunakan oleh proses lain sedangkan proses yang sedang menggunakan resource yang diminta tersebut juga sedang menunggu proses lain yang sedang menggunakan resource yang juga diperlukan oleh proses itu. Setiap resource yang diminta hanya bisa diakses oleh satu proses dalam satu waktu. Misalnya program A ingin menggunakan resource 1 yang sedang digunakan oleh program B namun program B juga ingin menggunakan resource 2 yang sedang dipegang oleh program A. Program A dan B sama-sama menunggu untuk menggunakan resource yang diperlukan sehingga terjadi deadlock karena tidak ada yang bisa melakukan tugasnya. Berikut ini merupakan beberapa solusi yang digunakan untuk mengatasi deadlock yang terjadi pada suatu sistem. Ostrich Algorithm Disebut ostrich (burung unta) karena sebenarnya algoritma ini hanya mengabaikan kondisi deadlock yang terjadi. Burung unta jika ada badai maka akan memasukkan kepalanya ke dalam pasir/...

Masalah Klasik Sinkronisasi

 Pada posting kali ini, saya akan membahas mengenai masalah-masalah klasik terkait dengan sinkronisasi yaitu Bounded Buffer Problem, Readers and Writers Problem, dan Dining Philosophers Problem. Readers/Writers dan Bounded Buffer Problem Misalnya suatu program memiliki tugas untuk menerima memproduksi (producing) suatu nilai dan melakukan konsumsi/proses (consuming) terhadap suatu nilai yang sudah diproduksi. Proses produksi dan konsumsi dilakukan secara terus menerus dan paralel. Untuk menampung data hasil produksi maka dibuat suatu array yang disebut buffer dengan ukuran tertentu. Dalam kasus ini kita buat ukurannya 5. Untuk mengetahui berapa banyak nilai yang sudah terisi maka dibuat variabel counter. Berikut ini adalah contoh kode pada bahasa C#. Pertama ada fungsi Produce. Fungsi ini tugasnya adalah untuk membuat angka acak lalu menambahkan angka acak tersebut ke buffer. Setelah itu menaikkan nilai counter. Pada fungsi Consume tugasnya adalah mengambil nilai terakhir yang ada ...